6 Rekor MURI Terpecahkan Sekaligus
31/12/2007 10:08:56 YOGYA (KR) - Ribuan warga lanjut usia (Lansia) Kota Yogya bersama Hi-Lab Diagnostic Center berhasil mencatatkan 6 rekor sekaligus pada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam kegiatan Gelar Lansia 2007 di Stadion Kridosono Minggu (30/12) Pencapaian rekor tersebut di luar dugaan, karena sebelumnya hanya 5 rekor yang direncanakan akan dicatatkan ke MURI. Piagam penghargaan MURI diserahkan langsung oleh Manajer MURI, Paulus Pangka SH. Dari keenam penghargaan MURI tersebut dua diantaranya diterima oleh Walikota Yogyakarta Herry Zudianto atas nama Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, masing-masing rekor senam massal lansia wanita terbanyak yang diikuti 3.135 orang dan pengukuran tekanan darah terbanyak dalam waktu 40 menit yang diikuti 3.297 orang. Sedangkan empat penghargaan MURI lainnya diterima oleh dr Gideon Hartono atas nama Apotek K-24 dan Hi-Lab Diagnostic Center. Keempat penghargaan itu masing-masing untuk rekor pemeriksaan darah rutin terbanyak yang diikuti 3.514 orang, pemeriksaan kadar gula darah terbanyak diikuti 3.514 orang, pemeriksaan kadar asam urat dalam darah terbanyak yang diikuti 3.514 orang dan rekor untuk Hi-Lab sebagai laboratorium klinik pertama di Indonesia yang hasilnya dapat diakses melalui SMS dan internet. "Keenam rekor yang dicapai tersebut, masing-masing tercatat sebagai rekor ke-2954, 2955, 2956, 2957, 2958 dan 2959 di MURI. Untuk pemeriksaan tekanan darah terbanyak merupakan rekor baru yang mengalahkan rekor sebelumnya di Jawa Barat yang diikuti dua ribuan orang dalam waktu 60 menit," terang Paulus Pangka kepada wartawan disela acara. (R-2)-f Direktur PT Hi-Lab International, dr Gideon Hartono mengungkapkan, sebagai kelanjutan dari pencatatan rekor MURI tersebut pihaknya akan memberikan diskon sebesar 30 persen bagi masyarakat untuk memanfaatkan jasa dan fasilitas di Hi-Lab. "Diskon diberikan kepada 5.000 orang pendaftar pertama sebagai anggota. Ini dalam rangka menyambut grand opening Hi-Lab tanggal 7 Januari mendatang," ujar dr Gideon